Saturday, June 4, 2011

Lima Tanda Hubungan Tak Bisa Diteruskan

Setelah masa “bulan madu” terlewati dalam sebuah hubungan, kini saatnya melakukan evaluasi. Apakah sebuah hubungan layak diteruskan atau malah diakhiri?

Berikut ini tanda-tanda suatu hubungan menemui jalan buntu, seperti yang dikutip dari Suite 101:
  1. Tak ada lagi kemesraan
  2. Jangankan berbagi kemesraan, Anda dan pasangan bahkan merasa bosan saat berduaan. Anda dan pasangan malah sibuk sendiri, tanpa saling memperhatikan. Hubungan pun menjadi dingin dan hambar.

  3. Sulit mencari topik pembicaraan
  4. Komunikasi mulai berkurang. Anda dan pasangan seakan merasa tak ada lagi topik yang bisa dibicarakan. Anda lebih suka menceritakan kegiatan keseharian Anda kepada orang lain ketimbang ke pasangan.

  5. Tak ada humor
  6. Anda malas bahkan muak mendengar leluconnya. Anda menilai humornya hanyalah sekadar cara yang salah untuk menarik perhatian Anda.

  7. Lingkungan tidak setuju
  8. Lingkungan terdekat Anda seperti keluarga dan sahabat tak bisa berhubungan baik dengan pasangan. Sering kali Anda merasa harus memilih antara keluarga dan si dia.

  9. Kehilangan kepribadian
  10. Saat bersama si dia, Anda tak merasa seperti diri Anda sendiri. Yang biasanya periang dan suka becanda, Anda mendadak jadi pendiam dan sunyi, saat berada di samping pasangan.
Jika Anda merasakan kelima tanda di atas, sebaiknya ajak pasangan berbicara dari hati ke hati. Benarkah hubungan yang Anda jalankan layak untuk dipertahankan? Atau hanya menjadi beban? Jangan sampai Anda dan pasangan menyia-nyiakan waktu terlalu lama.

Selamat berbahagia!

>> yahoo.com <<
Read More... »

Monday, May 16, 2011

Ingin Bercinta Makin Panas? Tatap Pasangan Anda!


INILAH.COM, Jakarta - Saat berhubungan seks (ML), sebagian dari Anda memilih memejamkan mata sebagai bentuk konsentrasi atau respon terhadap kenikmatan yang mereka dapatkan.

Tetapi sebaliknya, mereka yang mampu membuka mata dan berani saling menatap justru merasakan momen kedekatan luar biasa.

Seorang terapis seks, Dr David Schnarch menjelaskan jika ingin selalu mendapatkan perasaan mendalam, beri sedikit cahaya dalam kamar Anda sehingga bisa saling melihat. Bukan untuk saling melihat tubuh, melainkan bertatapan mata yang tembus hingga ke jiwa dan perasaan.

Hal ini akan menambah kekuatan cinta. Kalau untuk membuka mata saja masih malu-malu, cobalah berpelukan. Berpelukan erat saat berhubungan seks menjadi perangkat untuk mendekatkan jiwa.

Dengan berpelukan, kedua pihak akan merasakan bahwa apa yang dilakukan oleh jiwa sama pentingnya dengan tubuh.

Namun, menurut David, dalam berpelukan harus disertai suasana hati dan jiwa yang amat rileks. Pelukan biasa umumnya hanya berlangsung beberapa detik saja, sebelum salah seorang menarik badan.

Posisi berdekapan sambil berdiri atau berbaring di tempat tidur, bisa saja bergantian karena yang terpenting adalah membuat perasaan senyaman mungkin.

>> yahoo.com <<
Read More... »

Sunday, April 24, 2011

Tips Agar Hubungan Mesra Selamanya

Di awal hubungan, segalanya terasa manis dan membikin jantung Anda selalu deg-degan. Seiring waktu, getaran itu makin melemah. Penelitian menunjukkan setelah hubungan berjalan cukup lama, kita cenderung mengabaikan pasangan. Alhasil, hubungan pun menjadi berjarak. Jika tidak segera ditangani, Anda dan pasangan bisa bubar di tengah jalan. Namun, kabar baiknya, para pakar hubungan punya cara sederhana untuk mengatasi hal ini. Kuncinya ada pada sikap saling menghargai. Penelitian membuktikan pasangan yang secara sadar menunjukkan penghargaan kepada satu sama lain akan merasakan kebahagiaan 75% lebih besar dari sebelumnya. Dengan sedikit usaha dan imajinasi, Anda juga bisa membuat cinta dalam hubungan terus menyala seperti saat pertama cinta bersemi. Simak trik dari tipsanda.com berikut ini:
  1. Magic Word. Cobalah untuk sering menggunakan ungkapan ajaib ini, “Satu hal yang aku suka dari kamu adalah…” Tak masalah jika sifat positif yang dimaksud terkesan sepele, misalnya “….cara kamu tertawa saat mendengar leluconku.” Latihan ini akan mendorong Anda dan pasangan focus pada sifat-sifat positif dan mengingatkan Anda berdua akan alasan dulu saling jatuh cinta.
  2. Sentuhan Kecil. Anda pasti merasa canggung jika harus mengatakan, “Aku menghargai kamu, lho!” Nah, ada cara mudah untuk mengungkapkan kalimat tadi, yaitu dengan menyentuhnya. Bisa berupa, mencium di kepala, pundak atau menyentuh lengan. Menurut para pakar hubungan, cara ini sudah cukup untuk membuat tubuh mengeluarkan zat kimia di otak. Hasilnya, sentuhan ini akan membuat Anda atau pasangan merasa senang dan dihargai.
  3. Pelukan 6 Detik. Meski tidak lama, pelukan 6 detik ini punya manfaat besar dalam menguatkan hubungan. Banyak penelitian membuktikan pelukan selama 6 detik cukup untuk membuat Anda dan pasangan merasa rileks. Jika pelukan ini dilakukan secara rutin, Anda dan si dia akan merasakan efek penuh kedekatan dan kasih saying.
  4. Satu Kebiasaan. Mungkin Anda sering kesal dengan kebiasaan jam karetnya. Namun, sebenarnya dia pun sering kesal dengan kebiasaan Anda yang suka memerintah. Tahukah Anda bahwa kebiasaan-kebiasaan yang tidak disukai ini bisa mengirimkan sinyal: “Kamu tidak cukup penting buat saya untuk berubah.” So, mulai sekarang coba pikirkan setidaknya satu kebiasaan yang disukai pasangan. Dengan mengubah satu hal saja. Anda dapat membuat pasangan merasa dihargai haingga 75%. Ketika Anda rela berubah meski hanya satu kebiasaan, dia pun akan merasa Anda cukup penting untuk membuatnya berubah juga.
  5. Saling Dukung. Satu ‘penyakit’ kita adalah tanpa sadar lebih sering mengeluarkan kata-kata kritikan daripada dukungan pada pasangan. Jadi, jangan heran jika pasangan pun melakukan hal yang sama pada Anda. Coba deh, belajar membangun ego pasangan daripada meruntuhkannya. Ini akan memicu kedekatan emosi yang pada akhirnya akan mengarah pada kedekatan fisik.
  6. Bersikap Santun. Anda bersikap sopan pada orang lain di dekat Anda ketika mengantri di kasir. Jadi, mengapa tidak memperlihatkan sopan santun yang sama kepada pasangan? Perlu sedikit intensif? Saling berbicara manis akan membuat hidup Anda dan pasangan menjadi lebih mudah. Berikutnya, saat Anda meminta pasangan melakukan sesuatu, entah menjemput sepulang kerja atau membelikan CD baru penyanyi kesayangan Anda, coba sertakan kata ‘tolong’. Lalu lihat reaksinya, dia lebih cepat memenuhi permintaan Anda atau tidak. Oh ya, jangan lupa bilang terima kasih, tentunya.
  7. Turn Off Music. Semua pakar hubungan sepakat bahwa mendengarkan dapat mengurangi konflik, meningkatkan kepercayaan dan menciptakan kebersamaan yang lebih memuaskan. Sepintas, mendengarkan terkesan sederhana dan mudah. Namun, sebenanrnya ini menuntut lebih dari sekedar mendegarkan dia yang sedang bicara. Jika Anda juga ingin didengarkan, coba lakukan hal yang sam. Tunjukkan bahwa Anda memperhatikan dia bicara dengan mengecilkan volume TV, radio, atau music Anda. Jika perlu matikan saja, sehingga pikiran Anda tidak terbagi dan bisa melakukan kontak mata.
  8. Lepaskan Ketegangan Bersama. Saat sama-sama panas dan tegang, Anda dan pasangan akan saling mudah menyerang. Pasalnya ketika sedang panas, Anda tidak memikirkan apa yang Anda katakan atau bagaimana Anda berbicara pada pasangan. Yang harus dilakukan dalam suasana ini adalah menurunkan intensitas ketegangan. Atau saling memijat sehingga perasaan Anda dan dia kembali membaik. Anda dan pasangan bisa berhubungan dengan relaksasi, bukan stress kan?

>> tipsanda.com <<
Read More... »

Monday, April 18, 2011

Lima Tipe Pria yang Perlu Dipacari Sebelum Menikah

KOMPAS.com — "I kissed a bunch of frogs before I found my prince," begitu kata Britney Spears suatu kali. Ia berusaha menyampaikan bahwa ia pernah menjalin hubungan dengan beberapa pria yang tidak tepat sampai akhirnya menemukan pria idamannya.

Anda pun mungkin tak akan menemukan Mr Right bila Anda belum pernah berhubungan dengan Mr Wrong. Bagaimana Mr Right dan Mr Wrong itu, tentu tergantung masing-masing pribadi. Bergonta-ganti pacar memang tidak baik, tetapi juga tidak selalu buruk. Anda hanya perlu membuka diri untuk menerima pria-pria yang sebenarnya bukan tipe Anda ini. Sebab dengan menjalani hubungan bersama mereka, Anda akan mempelajari sesuatu atau mengambil hikmah tertentu.

Berikut ini lima tipe pria yang perlu Anda kencani sebelum Anda memilih Mr Right yang Anda anggap memenuhi semua kriteria Anda dan menikahinya. Siapa tahu, salah satu dari lima tipe ini ternyata memang "the one" yang Anda cari!

1. Pria yang sama sekali bukan tipe Anda
Tidak semua pria akan langsung memikat hati Anda meskipun ia bertampang seperti Bradley Cooper. Entah karena penampilannya kelewat rapi (buat Anda) atau karena ia tidak memiliki kesamaan apa pun dengan Anda. Anda berpikir, "Enggak mungkin deh pacaran dengan pria seperti ini!" Namun entah kenapa, berdekatan dengannya membuat Anda sedikit deg-degan. Kalau sudah begini, lupakan saja dulu syarat-syarat yang Anda ajukan ketika mencari pasangan. Coba saja jalani hubungan Anda, hidup toh hanya sekali.

2. Pemain band
Yang dimaksud di sini bukan pemusik band-band pop atau rocker, melainkan seorang pemusik yang terlatih, atau pemain band yang beraliran seni. Soalnya menurut sebuah penelitian dari Northwestern University, pria yang telinganya terlatih untuk mendengarkan musik biasanya juga menjadi pasangan yang sensitif. Kata kuncinya di sini adalah "terlatih", artinya pernah belajar musik secara khusus. Jadi, jangan berkencan dengan seorang pemain musik yang akan segera mendepak Anda ketika bandnya mulai tenar.

3. Pria yang sukses
Inilah pria yang hidupnya direncanakan dengan cermat. Ia membuat keputusan-keputusan yang matang mengenai hidupnya, sangat serius menata kariernya, dan dalam usia mudanya kini sudah mencapai jabatan cukup tinggi di perusahaan. Ia membuatnya dirinya sukses tanpa campur tangan orangtua, dan selalu memproyeksikan dirinya untuk mencapai tujuan. Pria seperti ini akan membuat Anda penasaran, bagaimana kira-kira sisi lain pribadinya? Bagaimana ia berinteraksi dengan anak-anak? Hangatkah ia di ranjang?

4. Pria asing
Pria asing, baik yang berkulit terang maupun gelap, pasti memiliki budaya yang sangat berbeda dengan Anda. Justru, inilah yang sebenarnya membuat hubungan menjadi penuh kejutan. Apakah ia lancar berbahasa Inggris? Apakah ia tipe yang menghargai budaya orang lain? Temukan pria-pria seperti ini di pusat-pusat kebudayaan, acara-acara seni, atau aktivitas sosial lainnya. Dengan pria berkebangsaan asing, Anda akan belajar untuk memahami perbedaan.

5. Bartender
Bartender memiliki hubungan yang dekat dengan tamu-tamunya. Ia tahu tempat-tempat hangout yang asyik dan ia menerima beragam cerita dari ribuan tamu yang menghabiskan uang untuk minuman yang dibuatnya. "Bar itu seperti cermin satu sisi. Saya bisa berjarak 20 sentimeter saja dari orang-orang saat saya menyiapkan minuman dan mereka terus saja berbicara. Saya bisa mendengar semuanya," kata seorang bartender.

Oleh karena itu, bartender umumnya juga lebih mampu memahami wanita. Ia tahu apa yang mereka inginkan, atau pendekatan seperti apa yang harus dilakukan, karena banyaknya waktu yang ia dapatkan untuk berbicara dengan mereka.

Sumber: Your Tango

>> kompas.com <<
Read More... »
 
Designed by Productive Dreams
Copyright© [ z3r0 phr34k ]